Donasi Lumbung Warga

. Sardonoharjo Tanggap COVID-19 (STACO)

OPEN DONASI LUMBUNG WARGA

Wabah pandemi COVID-19 telah menyebar ke berbagai wilayah.
Semua sektor ekonomi mengalami stagnan. Sehingga ketahanan pangan perlu segera disiapkan untuk memenuhi kebutuhan semua warga.

Tim Satgas COVID-19 Desa Sardonoharjo bekerjasama dengan semua lembaga & unsur desa membuka donasi dalam rangka penguatan ketahanan pangan warga Desa Sardonoharjo.

Donasi dapat ditransfer melalui:
Rekening BRI
No. Rek: 3070-01-000752-52-4
a/n Karang Taruna Dharma Satria Nusantara

Selain transfer, donasi berupa barang akan dikumpulkan di Lantai 2 Kantor Desa Sardonoharjo.
Bekerjasama dengan Tim SEJUK Karang Taruan Desa, donasi tunai & barang dapat dikirim & diambil.

Keterangan & informasi lebih lanjut dapat menghubungi hotline tim:
0821-3735-1999

Pembentukan Satgas Covid-19 Desa Sardonoharjo

. Pembentukan Satgas COVID-19 Desa Sardonoharjo

Sebagaimana kita ketahui, pandemi COVID-19 telah mewabah di Indonesia, tak terkecuali di Yogyakarta yang mana merupakan wilayah yang komplek dari segala sisi masyarakatnya. Wilayah yang merupakan pusat pendidikan, destinasi wisata, dan lainnya yang menjadikan Yogyakarta rentan terkena pandemi COVID-19 ini.

Sampai saat ini jumlah dari Yogyakarta Tanggap COVID-19 per 27 Maret 2020 mencapai 133 telah diperiksa, 37 negatif, 19 positif, 1 sembuh & 3 meninggal. Sedang jumlah dalam proses uji lab 87 dengan 4 diantaranya meninggal yang tersebar diseluruh wilayah DIY.

Desa Sardonoharjo termasuk salah satu wilayah yang rentan dimana banyak mahasiswa yang tinggal berdomisili di Sardonoharjo, perpindahan penduduk terutama pendatang yang tinggi, penginapan-homestay yang banyak berdiri, perumahan yang semakin mudah didirikan menjadikan Desa Sardonoharjo termasuk wilayah yang rentan.

Pemerintah Desa Sardonoharjo melihat, mengetahui & memahami keresahan di masyarakat, telah mengambil langkah konkret dalam rangka pencegahan & penanganan pandemi COVID-19 ini dengan membentuk Satgas COVID-19 Desa Sardonoharjo, sesuai dengan arahan Kementrian Desa dalam Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap COVID-19 & Penegasan Padat Karya Tunai Desa.

Satgas dibentuk pada hari Jum’at, 27 Maret 2020 di Pendopo Desa Sardonoharjo dengan melibatkan berbagai elemen diantaranya Perangkat Desa, Destana, Karang Taruna, Linmas, LPMD, FKPM Pasutren, & juga Komunitas Banyu Bening.

Tugas Satgas Desa COVID-19:

A. Melakukan pencegahan melalui langkah-langkah sebagai berikut:

Melakukan edukasi melalui sosialisasi yang tepat dengan menjelaskan perihal informasi terkait dengan COVID-19, baik gejala, cara penularan, maupun langkah- langkah pencegarannya.

Mendata penduduk rentan sakit, seperti orang tua, calita, serta orang memiliki penyakit menahun, penyakit tetap dan penyakit kronis lainnya.

Mengidentifikasi fasilitas-fasilitas desa yang bisa dijadikan sebagai ruang isolasi.

Melakukan penyemprotan disinfektan dan menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di tempat umum seperti balai desa.

Menghubungi petugas medis dan/ a tau Sadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk langkah atau tindak lanjut berikutnya terhadap warga yang masuk ruang isolasi.

C. Senantiasa melakukan koordinasi secara intensif dengan Pemerintah Kabupaten/Kota c.q Dinas Kesehatan dan/atau Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa atau sebutan lain serta BPBD.

Susunan Tim Satgas COVID-19 Desa Sardonoharjo ini langsung dikomandoi oleh Bapak Harjuno Wiwoho, SE selaku Kepala Desa Sardonoharjo. Terus pantau & ikuti arahan yang disampaikan oleh satgas melalui dukuh, RW, RT & media online desa agar wabah pandemi COVID-19 ini dapat kita cegah & tangani bersama. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. Waspada boleh, panik jangan. (YIW)